fb: "Qobul Daisuke Desu" atau like "at Zero Time"
SELAMAT MEMBACA:
Allah SWT menegaskan di dalam Al Quran tentang golongan orang yang
merugi karena semua amal mereka di dunia menjadi sia-sia. Semua amal
mereka tidak mampu memberatkan timbangan kebaikan mereka di akhirat,
Mereka mendapatkan azab dan siksa yang amat pedih dari Allah SWT Semua
itu karena sikap mereka yang lebih mengikuti potensi buruk daripada
potensi baik yang ada dalam diri mereka. Mereka tidak melaksanakan
perintah Allah SWT dan mengerjakan larangan-Nya. Berikut ini lima
golongan orang yang merugi.
Pertama, orang-orang yang mempersekutukan Allah SWT dengan ciptaan-Nya.
Mereka percaya kepada kekuatan selain Allah SWT yang mampu memberikan
manfaat dan rpelindungi mereka dari kejahatan. Bahkan, mereka bersekutu
dengan kekuatan itu dalam mencapai setiap keinginan. Allah SWT
berfirman, "Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada
(nabi-nabi) yang sebelummu: “Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya
akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang
merugi." (QS. 39:65)
Kedua, orang-orang yang berpihak kepada yang batil. Mereka mendustakan
ayat-ayat Allah SWT dalam Al Quran. Mereka juga tidak mempercayai bahwa
mereka akan menghadap Allah SWT untuk mempertanggungjawabkan semua
perbuatan mereka di dunia. Keberpihakan mereka kepada yang batil
didorong oleh nafsu mendapatkan kenikmatan dunia sebanyak-banyaknya.
Allah SWT berfirman, "Katakanlah: "Cukuplah Allah menjadi saksi antaraku
dan antaramu. Dia mengetahui apa yang di langit dan di bumi. Dan
orang-orang yang percaya kepada yang batil dan ingkar kepada Allah,
mereka itulah orang-orang yang merugi." (QS. 29: 52)
Ketiga, orang-orang yang menolak Islam sebagai agama yang benar yang
diridai oleh Allah SWT. Mereka menganggap Islam hanya merupakan produk
budaya masyarakat Arab sehingga tidak semua ajarannya layak diterapkan
saat ini. Bahkan, dengan dalih pluralisme, mereka melakukan kampanye
menolak kebenaran mutlak agama Islam. Allah SWT berfirman, "Barang siapa
mencari agama selain agama Islam, maka sekati-kalr tidaklah akan
diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk
orang-orang yang rugi. " (QS. 3: 85)
Keempat, orang-orang yang teperdaya oleh hawa nafsu. Akal dan agama yang
diberikan oleh Allah SWT tidak mampu membentengi mereka dari dorongan
nafsu yang merusak. Mereka melakukan semua perbuatan setan yang sangat
dilaknat oleh Allah SWT Membunuh, mencuri, menipu dan sejenisnya telah
menjadi bagian hidup mereka. Mereka tidak lagi bertuhan kepada Allah SWT
tetapi kepada hawa nafsu mereka. Allah SWT berfirman, "Maka hawa nafsu
Qabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya. sebab itu
dibunuhnyalah, maka jadilah ia seorang di antara orang-orang yang
merugi. " (QS. 5: 30)
Kelima, orang-orang yang melupakan Allah SWT karena sibuk dengan harta
dan anak mereka. Mereka lupa bahwa harta dan anak sesungguhnya adalah
amanat dari Allah SWT yang harus mereka jadikan sebagai media
mendekatkan diri kepada Allah SWT. Mereka terlena oleh nilai harta dan
anak sehingga lalai memenuhi hak-hak Allah SWTatas mereka. Allah
berfirman, "Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan
anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang
berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi. " (QS. 63: 9)
Sikap dan perilaku buruk di atas, hendaknya dijauhi oleh setiap muslim
ketika hidup di dunia. Hal ini agar semua amal yang telah diperbuat
tidak sia-sia dan dapat memberatkan timbangan kebaikan di akhirat kelak
sehingga terhindar dari kerugian yang amat besar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar